A. UPACARA DALAM GERAKAN PRAMUKA
1. Tujuan Upacara
- Membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur sehingga menjadi warga negara Indonesia yang berpancasila
- Menanamkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan agama
- Membangun rasa tanggung jawab dan disiplin pribadi
- Membiasakan tata tertib dalam kehidupan sehari-hari
- Menumbuhkan jiwa gotong royong dan kepercayaan kepada orang lain
- Melatih kemampuan memimpin dan dipimpin
- Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Mahaesa
2. Jenis-Jenis Upacara
- Upacara Umum
- Upacara Pembukaan/Penutupan Latihan
- Upacara Pelantikan
- Upacara Kenaikan Tingkat
- Upacara Pindah Golongan
- Upacara Meninggalkan Ambalan/Racana
3. Tata Upacara Pembukaan Latihan
a. Formasi Barisan
- Penggalang
Bentuk: Angkare (Tapal Kuda)
Pemimpin Upacara: Pratama (Pemimpin Regu)
Pembina: Di depan barisan - Penegak
Bentuk: Barisan Bersaf
Pemimpin Upacara: Pradana / Pemimpin Sangga
Pembina: Di tengah/depan barisan
b. Petugas Upacara
- Pembina Upacara: Menerima penghormatan, mengesahkan upacara, pimpinan tertinggi
- Pemimpin Upacara: Memimpin barisan peserta upacara
- Pengatur Upacara (Protokol): Menyusun dan mengatur pelaksanaan upacara
- Pembawa Acara: Membaca tertib acara dalam upacara
- Pengibar Bendera: Bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera
- Petugas Lain: Pembaca Dasadarma, pemimpin lagu, dll
c. Urutan Upacara Pembukaan Latihan Penggalang
- Pemeriksaan kebersihan dan kerapihan anggota oleh Pratama
- Regu petugas menyiapkan perlengkapan upacara
- Pratama mengumpulkan anggotanya untuk membentuk angkare di hadapan tiang bendera
- Pratama menjemput Pembina Penggalang
- Pembina Upacara mengambil tempat di hadapan pasukan
- Pratama menyerahkan pasukan kepada Pembina Upacara
- Pengibaran Sang Merah Putih oleh petugas
- Pembacaan Pancasila oleh Pembina Upacara
- Pembacaan Dasadarma
- Kata pengantar Pembina Upacara tentang tema latihan
- Pembina Upacara memimpin doa
- Pasukan diserahkan kepada Pratama untuk melanjutkan acara
- Pratama memimpin penghormatan pasukan kepada Pembina Upacara
- Pembina Upacara mengucapkan terima kasih kepada para pembantunya
- Pratama membubarkan barisan
d. Urutan Upacara Pembukaan Latihan Penegak
- Kerapihan setiap anggota ambalan
- Sangga Kerja menyiapkan perlengkapan upacara
- Pradana mengumpulkan anggota ambalan dalam bentuk barisan bersaf
- Laporan Pemimpin Sangga kepada Pradana
- Para Pemimpin Sangga mengambil tempat di sebelah kanan barisan
- Pradana menjemput Pembina dan mengantarnya ke sebelah kanan para pemimpin Sangga
- Pradana mengambil tempat di depan barisan
- Petugas bendera mengibarkan Sang Merah Putih, Pradana memimpin penghormatannya
- Pembacaan Dasadarma oleh petugas
- Pembina Penegak atau Pembina Upacara membaca Pancasila
- Pengumuman dari Pradana/Pembina
- Pradana memimpin doa
- Barisan dibubarkan oleh Pradana dilanjutkan dengan acara latihan
e. Tata Cara Penghormatan dan Laporan
- Penghormatan kepada Bendera Sang Merah Putih dilakukan pada waktu pengibaran dan penurunan
- Pada waktu pembacaan Dwidarma dan Dasadarma, para Pramuka tidak melakukan penghormatan
- Penghormatan dilakukan pada saat pengucapan Dwisatya atau Trisatya
- Peserta upacara dalam keadaan sikap sempurna saat laporan
- Pemimpin Upacara maju menghadap Pembina Upacara, menghormat lalu menyampaikan laporan
f. Tata Cara Doa
- Mengheningkan cipta dan berdoa dipimpin oleh Pembina Upacara dengan menundukkan kepala
- Tutup kepala tetap dipakai
- Sikap pada waktu berdoa sesuai dengan ketentuan agama dan kepercayaan masing-masing
Dokumen Resmi
Unduh dokumen resmi Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 178 Tahun 1979 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Upacara dalam Gerakan Pramuka.
Unduh Dokumen Lengkap